KERTAS KERJA
AUDITING
(Makalah
ini disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Auditing)
AUDIT LAPORAN KEUANGAN DAN LAPORAN AUDIT
Dosen pembimbing : RAHAYU

Disusun Oleh:
DEDDY GUNAWAN (C0D013096)
JURUSAN
PERPAJAKAN
FAKULTAS
EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS
JAMBI
JAMBI 2014/2015
KATA
PENGANTAR
Bismillahirrahmaanirrahiim
Puji dan syukur kami Kami panjatkan
kehadirat Allal SWT yang telah memberikanrahmat dan hidayah-Nya kepada umat
manusia, serta yang telah menjadikan Nabi MuhammadSAW sebagai utusan-Nya.
Shalawat dan salam kami sampaikan pula kepada NabiMuhammad SAW, beserta
keluarga, sahabat-sahabat dan para pengikutnya sampai akhir zaman.Alhamdulillah
atas pertolongan dan kemurahan-Nya, dengan penuh rasa tanggung jawab
penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul
― AUDIT
LAPORAN KEUANGAN DAN LAPORAN AUDIT‖, sebagai salah
satu tugas untuk mengikuti mata
kuliah Auditing. Makalah ini dapat pula digunakan untuk bahan kuliah.Makalah
ini telah penulis susun dengan cermat, namun demikian masih
banyak kekurangan yang harus diperbaiki. Kritik dan saran yang membangun
dari para pembaca sangat penulis harapkan untuk perbaikan pada makalah-makalah
selanjutnya.Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah
membantu danmemberikan dorongan kepada penulis guna terselesaikannya makalah
ini.Semoga makalah ini dapat bermanfaat sesuai dengan apa yang penulis
harapkan. Dansemoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat-Nya kepada kita
semua. Amin Ya
Rabbal ‗Alamin
Jambi,oktober 2014
Penyusun
AUDIT LAPORAN KEUANGAN DAN LAPORAN AUDIT
Perlunya audit atas laporan keuangan
Laporan
keuangan merupakan hasil akhir dari proses akuntansi yang menyajikan informasi
yang berguna untuk pengambilan keputusan oleh berbagai pihak .
Audit laporan keuangan merupakan jenis
audit yang paling setiang dilakukan auditor independent. hal ini disebabkan
audit laporan keuangan dapat meningkatkan kepercayaan para pemakai laporan
keuangan yang dihasilkan perusahaan. Laporan keuangan yang berguna bagi
pembuatan keputusan adalah laporan keuangan yang berkualitas. Laporan keuangan
berkualitas bila memenuhi criteria relavansi atau keberpatutan (relevance) dan
reliabilitas keterandalan (reliability). Kriteria relevansi dipenuhi bila laporan keuangan mempunyai nilai
prediktif (predictive) dan atau nilai balikan (feedback value) dan disajikan
tepat pada waktunya . kriteria reliabity bertumpu pada keterujian
(verifiability),kenetralan (neutrality), dan ketetapan penyembolan (representation
faithfulness). Para pemakai laporan keuangan melihat laporan auditor
independentuntuk memastikan bahwa laporan kuangan yang diaudit telah memenuhi
kedua kriteria tersebut. Mereka menjadi lebih yakin terhadap kualitas laporan
keuangan suatu perusahaan yang telah
diaudit.
ada
empat alas an dapat menjawab pernyataan mengapa audit atas laporan keuangan
diperlukan. keempat tersebut adalah :
-
perbedaan kepentingan
-
kondekuensi
-
kompleksitas
-
keterbatasan akses
(remoteness)
Perbedaan Kepentingan
Ada
perbedaan kepentingan yang dapat menimbulkan konflik antara manajemen sebagai
pembuat dan penyaji laporan keuangan dengan para pemakai laporan keuangan.
Manajemen mempunyai kepentingan untuk mempertahankan jabatannya. Untuk itu manajemen akan berusaha agar laporan keuangan
perusahaan yang dipimpinnya memperliahat kinerja yang baik, misalnya dengan
mengubah metode perlakuan akuntansi sehingga laba menjadi besar. Di pihak lain,
antar para pemakai laporan keuangan sendiri pun mempunyai berbagai kepentingan
yang berbeda terhadap pelaporan keuangan perusahaan. Pemegang saham lebih
senang kebijakan dividend yang liberal yang member dividen yang lebih besar.
Kreditor seperti bank lebih senang bila tidak ad dividen.
Para
pemakai mengharapkan kepastian dari auditor independen bahwa laporan keuangan
bebas dari pengaruh konflik kepentingan terutama kepentingan manajemen. Laporan
keuangan perlu diaudit untuk menentukan kewajaran dan kenetralan laporan
keuangan. Auditor independen juga di harapkan mempertimbangkan setiap kebutuhan
dari berbagai kelompok pemakaii laporan keuangan. Dengan demikian, audit
laporan keuangan diperlukan untuk meningkatkan keyakinan pemakai laporan
keuangan bahwa laporan keuangan bersifat netral sehingga tingkat
reliabilitasnya dapat di tingkatkan.
Konsekuensi
Laporan
keuangan merupakan informasi yang sangat penting bagi pemakai. Investor,
kreditor, dan para pembuata keputusan ekonomi lainnya sangat mengandalkan
laporan keuangan yang dipublikasikan. Mereka menginginkan agar laporan keuangan
berisi sebanyak mungkin informasi yang relevan untuk pengambilan keputusan.
Mereka menginginkan adanya pengungkapan (disclosure) yang memadai. Para pemakai
laporan keuangan mengendalikan auditor indepenten untuk memastikan bahwa
laporan keuangan disusun sesuai prinsip akuntansi yang berterima umum dan
berisi pengungkapan yang di perlukan bagi para pemakai yang berpengatahuan dan
mengerti tentang laporan keuangan.
Kompleksitas
Dunia
bisnis yang selalu berkembang pesat
mengakibatkan permasalahan akuntansi dan proses penyajian laporan keuangga
semakin kompleks. Hal ini menyulitkan para pemakai laporan keuangan dalam
mengevaluasi kualitas laporan keuangan
Keterbatasan akses (remotness)
Di
Indonesia , menurut sofyan safri harahap , kebutuhan permintaan jasa audit
lebih banyak karena terpaksa . kebutuhan audit belum disadari benar . Audit
dilakukan karena ke adaan yang memaksa .
kebutuhan jassa audit dipaksa oleh keadaan keadaan antara lain :
1. ketentuan bank dalam pemberian kredit
2. ketentuan badan pengawas pasar modal dan lembaga keuangan ( BAPEPAMLK ) bagi perusahaan yang go public
3. ketentuan tender , penawaran , pendaftaran rekanan
4. keadaan terpaksa karena terjadinya kecurangan
5. ketentuan organisasi yang di atur dalam anggaran dasar
MANFAAT EKONOMIS AUDIT
orang
yang kurang memahami tentang audit mengangap bahwa audit laporan adalah
tindakan yang tidak di perlukan mereka memandang dari sudut banyaknya uang yang
haru dikeluarkan perusahaan . Mereka tidak mampu melihat manfaat lain yaitu :
1. meningkatkan kredibilitas
perusahaan
2. meningkatkanb efisiensi dan kejujuran
3. meningkatkan efisiensi perusahaan
4. mendorong efisiensi pasar modal
MANFAAT DARII SISI PENGAWASAN
1. preventive control
tenaga akuntansi
akan bekerja lebih hati hati dan akurat bila mereka menyadari akan di audit
2. Detective control
suatu
penyimpangan atau kesalahan yang terjadi lazimnya akan dapat diketahui dan di
koreksi dalam suatu proses audit
3. Reporting control
setiap kesalahan
perhitungan , penyajian atau pengungkapan yang tidak di koreksi dalam keuangan
akan di sebut dalm laporan pemeriksaan dengan demikian pembaca laporann
keuangan terhindar dari informasi yang keliru atau menyesatkan.
KETERBATASAN AUDIT LAPORAN KEUANGAN
Berikut ini adalah 2 batasan
ekonomi penting yang dimaksud ;
1. Biaya yang memadai (reasonable cost )
pembatasan biaya
audit dapat menimbulkan keterbatasannya pengujian atau penarikan sample dari
catatan atau pendukung yang dilakukan secara selektif
2. jumlah waktu yang memadai (reasonable length oftime ) biasanya
laporan auditor banyak perusahaan akan terbit dalam waktu 3 sampai 5 minggu
setelah tanggal neraca
hambatan waktu ini
dapat mengurangi jumlah bukti yang di peroleh dalam peristiwa dan transaksi
setelah tanggal neraca yang berdampak pada laporan keuangan .
keterbatasan
penting lainnya adalah kerangka kerja akuntansi yang di tetapkan untuk menyusun
laporan keuangan . Berikut adalah 2 keterbatasan penting yang berkaitan dalam
kerangka kerja akuntansi yang ditetapkan
1. prinsip akuntansi alternative ( alternative accounting principle
) {ABU memang memperbolehkn pengunaan prinsip akuntansi alternative. penguna
laporan keuangan harus mempunyai pengetahuan yang luas
2. estimasi akuntansi (accounting estimates)
estimasi adalah
bagian yang melekat dengan proses akuntansi dan tidak seorangpun termasuk
auditor dapat meramalkan bagaimana hasil suatu estimasi itu.
PEMISAH TANGGUNG JAWAB MENAJEMEN DAN AUDITOR
Ada perbedaana tanggung jawab
antara auditor independent dengan menajemen. Tangggung jawab utama mereka
adalah sebagai berikut :
1. Menajemen bertanggung jawab atas pembuatan dan isi laporan
keuangan yang dimuat dalam aserasi atau pernyataan menajemen .
2. auditor independent bertanggung jawab untuk memberikan pendapat
mengenai kewajaran laporan keuangan yang dihasilkan menajemen
Table pemisah tanggun jawab manajemen dan
auditor
manajemen
|
Auditor independent
|
|
Tanggung jawab
utama
|
Membuat laporan
keuangan
|
Mengaudit laporan
keuangan
|
Hasil akhir
|
Laporan keuangan
|
Laporan auditor
independent
|
Kriteria dasar
tanggung
jawab
|
Standar akuntansi
keuangan
|
Standar auditing
|
HUBUNGAN YANG HARUS DI
PERTAHANKAN OLEH AUDITOR
Auditor merupakan perentara untuk
mengkomunikasi kan data dari manajemen , sebagai pembuat laporan keuangan ,
kepada pemakai laporan keuangan . Oleh karena itu , auditor harus menjaga
hubungan professional yang baik dengan :
1. manajemen
2. dewan komisaris ( board of directort )
3. auditor internal
4. pemegang saham
DAPAT TERUJINYA LAPORAN DATA
LOPARAN KEUANGAN
Auditor
tidak bias lepas dari data laporan saat melaksanakan audit. auditing didasarkan
pada asumsi bahwa data keuangan adalah dapat di verifikasi (variable).
Akuntansi
dan auditing memandang validitas dengan konteks yang berbeda dengfan disiplin
lainnya . auditor independent melakukan audit bukan dimaksud untuk memberikan
jaminan kebenaran (correctness) absolute laporan keuangan yang audit.
HUBUNGAN ANTARA AKUNTANSI DAN AUDITING
ada perbedaan signifikan antara proses akuntansi keuangan
yang menghasilakn laporan keuangan dengan auditing
Tujuan akuntansi adalah mengkomunikasikan data keuangan yang
relevan menciptakan informasi baru , tetapi lebih dimaksud untuk meningkatkan
kredibilitas laporan keuangan .
gambar sifat konstruktif akuntansi dan analitis dan auditing
![]() |
Gambar hubungan antara
akuntansi dan auditing
LAPORAN KEUANGAN
|
Akuntansi
Auditing
Berpedoman pada PABU
berpedoman pada SA
Tanggung jawab manajemen
tanggung jawab auditor
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
LAPORAN AUDIT
LAPORAN AUDITOR
BENTUK BAKU.
Laporan auditor bentuk baku memuat suatu pernyataan auditor
independen bahwa laporan keuangan menyajikan secara wajar dalam semua hal yang
material, posisi keuangan suatu satuan usaha, hasil usaha, dan arus kas sesuai
dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. Laporan bentuk baku inilah yang paling
banyak dikeluarkan auditor.
Penyimpangan dari
Laporan Audit Bentuk
Baku.
•
Penambahan bahasa penjelasan dalam laporan
audit bentuk baku yang memberikan pendapat wajar tanpa pengecualian.
•
Pernyataan pendapat selain pendapat wajar
tanpa pengecualian.
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({
google_ad_client: "ca-pub-5642295715000477",
enable_page_level_ads: true
});
</script>

No comments:
Post a Comment