Monday, November 17, 2014

auditing kertas kerja makalah


        KERTAS KERJA AUDITING

(Makalah ini disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Auditing)
AUDIT LAPORAN KEUANGAN DAN LAPORAN AUDIT

Dosen pembimbing : RAHAYU






Disusun Oleh:
DEDDY GUNAWAN  (C0D013096)





JURUSAN PERPAJAKAN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS JAMBI
JAMBI 2014/2015

KATA PENGANTAR 
Bismillahirrahmaanirrahiim
Puji dan syukur kami Kami panjatkan kehadirat Allal SWT yang telah memberikanrahmat dan hidayah-Nya kepada umat manusia, serta yang telah menjadikan Nabi MuhammadSAW sebagai utusan-Nya. Shalawat dan salam kami sampaikan pula kepada NabiMuhammad SAW, beserta keluarga, sahabat-sahabat dan para pengikutnya sampai akhir zaman.Alhamdulillah atas pertolongan dan kemurahan-Nya, dengan penuh rasa tanggung jawab penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul
AUDIT LAPORAN KEUANGAN DAN LAPORAN AUDIT‖, sebagai salah satu tugas untuk mengikuti mata kuliah Auditing. Makalah ini dapat pula digunakan untuk bahan kuliah.Makalah ini telah penulis susun dengan cermat, namun demikian masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki. Kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sangat penulis harapkan untuk perbaikan pada makalah-makalah selanjutnya.Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu danmemberikan dorongan kepada penulis guna terselesaikannya makalah ini.Semoga makalah ini dapat bermanfaat sesuai dengan apa yang penulis harapkan. Dansemoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat-Nya kepada kita semua. Amin Ya
Rabbal ‗Alamin


 Jambi,oktober 2014



Penyusun









AUDIT LAPORAN KEUANGAN DAN LAPORAN AUDIT

Perlunya audit atas laporan keuangan
                Laporan keuangan merupakan hasil akhir dari proses akuntansi yang menyajikan informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan oleh berbagai pihak .
Audit laporan keuangan merupakan jenis audit yang paling setiang dilakukan auditor independent. hal ini disebabkan audit laporan keuangan dapat meningkatkan kepercayaan para pemakai laporan keuangan yang dihasilkan perusahaan. Laporan keuangan yang berguna bagi pembuatan keputusan adalah laporan keuangan yang berkualitas. Laporan keuangan berkualitas bila memenuhi criteria relavansi atau keberpatutan (relevance) dan reliabilitas keterandalan (reliability). Kriteria  relevansi dipenuhi  bila laporan keuangan mempunyai nilai prediktif (predictive) dan atau nilai balikan (feedback value) dan disajikan tepat pada waktunya . kriteria reliabity bertumpu pada keterujian (verifiability),kenetralan (neutrality), dan ketetapan penyembolan (representation faithfulness). Para pemakai laporan keuangan melihat laporan auditor independentuntuk memastikan bahwa laporan kuangan yang diaudit telah memenuhi kedua kriteria tersebut. Mereka menjadi lebih yakin terhadap kualitas laporan keuangan suatu perusahaan yang telah  diaudit.
                ada empat alas an dapat menjawab pernyataan mengapa audit atas laporan keuangan diperlukan.  keempat tersebut adalah :
-          perbedaan kepentingan
-          kondekuensi
-          kompleksitas
-          keterbatasan akses (remoteness)
Perbedaan Kepentingan
                Ada perbedaan kepentingan yang dapat menimbulkan konflik antara manajemen sebagai pembuat dan penyaji laporan keuangan dengan para pemakai laporan keuangan. Manajemen mempunyai kepentingan untuk mempertahankan jabatannya. Untuk itu  manajemen akan berusaha agar laporan keuangan perusahaan yang dipimpinnya memperliahat kinerja yang baik, misalnya dengan mengubah metode perlakuan akuntansi sehingga laba menjadi besar. Di pihak lain, antar para pemakai laporan keuangan sendiri pun mempunyai berbagai kepentingan yang berbeda terhadap pelaporan keuangan perusahaan. Pemegang saham lebih senang kebijakan dividend yang liberal yang member dividen yang lebih besar. Kreditor seperti bank lebih senang bila tidak ad dividen.
                Para pemakai mengharapkan kepastian dari auditor independen bahwa laporan keuangan bebas dari pengaruh konflik kepentingan terutama kepentingan manajemen. Laporan keuangan perlu diaudit untuk menentukan kewajaran dan kenetralan laporan keuangan. Auditor independen juga di harapkan mempertimbangkan setiap kebutuhan dari berbagai kelompok pemakaii laporan keuangan. Dengan demikian, audit laporan keuangan diperlukan untuk meningkatkan keyakinan pemakai laporan keuangan bahwa laporan keuangan bersifat netral sehingga tingkat reliabilitasnya dapat di tingkatkan.
Konsekuensi
                Laporan keuangan merupakan informasi yang sangat penting bagi pemakai. Investor, kreditor, dan para pembuata keputusan ekonomi lainnya sangat mengandalkan laporan keuangan yang dipublikasikan. Mereka menginginkan agar laporan keuangan berisi sebanyak mungkin informasi yang relevan untuk pengambilan keputusan. Mereka menginginkan adanya pengungkapan (disclosure) yang memadai. Para pemakai laporan keuangan mengendalikan auditor indepenten untuk memastikan bahwa laporan keuangan disusun sesuai prinsip akuntansi yang berterima umum dan berisi pengungkapan yang di perlukan bagi para pemakai yang berpengatahuan dan mengerti tentang laporan keuangan.
Kompleksitas
                Dunia bisnis yang selalu  berkembang pesat mengakibatkan permasalahan akuntansi dan proses penyajian laporan keuangga semakin kompleks. Hal ini menyulitkan para pemakai laporan keuangan dalam mengevaluasi kualitas laporan keuangan
Keterbatasan akses (remotness)
                Di Indonesia , menurut sofyan safri harahap , kebutuhan permintaan jasa audit lebih banyak karena terpaksa . kebutuhan audit belum disadari benar . Audit dilakukan karena ke adaan yang memaksa  . kebutuhan jassa audit dipaksa oleh keadaan keadaan antara lain :
1.       ketentuan bank dalam pemberian kredit
2.       ketentuan badan pengawas pasar modal dan lembaga keuangan  ( BAPEPAMLK ) bagi perusahaan yang go public
3.       ketentuan tender , penawaran , pendaftaran rekanan
4.       keadaan terpaksa karena terjadinya kecurangan
5.       ketentuan organisasi yang di atur dalam anggaran dasar
MANFAAT EKONOMIS AUDIT
                orang yang kurang memahami tentang audit mengangap bahwa audit laporan adalah tindakan yang tidak di perlukan mereka memandang dari sudut banyaknya uang yang haru dikeluarkan perusahaan . Mereka tidak mampu melihat manfaat lain yaitu :
1.       meningkatkan  kredibilitas perusahaan
2.       meningkatkanb efisiensi dan kejujuran
3.       meningkatkan efisiensi perusahaan
4.       mendorong efisiensi pasar modal

MANFAAT DARII SISI PENGAWASAN
1.       preventive control
tenaga akuntansi akan bekerja lebih hati hati dan akurat bila mereka menyadari akan di audit
2.       Detective control
suatu penyimpangan atau kesalahan yang terjadi lazimnya akan dapat diketahui dan di koreksi dalam suatu proses audit
3.       Reporting control
setiap kesalahan perhitungan , penyajian atau pengungkapan yang tidak di koreksi dalam keuangan akan di sebut dalm laporan pemeriksaan dengan demikian pembaca laporann keuangan terhindar dari informasi yang keliru atau menyesatkan.

KETERBATASAN AUDIT LAPORAN KEUANGAN
Berikut ini adalah 2 batasan ekonomi penting yang dimaksud ;
1.       Biaya yang memadai (reasonable cost )
pembatasan biaya audit dapat menimbulkan keterbatasannya pengujian atau penarikan sample dari catatan atau pendukung yang dilakukan secara selektif
2.       jumlah waktu yang memadai (reasonable length oftime ) biasanya laporan auditor banyak perusahaan akan terbit dalam waktu 3 sampai 5 minggu setelah tanggal neraca
hambatan waktu ini dapat mengurangi jumlah bukti yang di peroleh dalam peristiwa dan transaksi setelah tanggal neraca yang berdampak pada laporan keuangan  .

                keterbatasan penting lainnya adalah kerangka kerja akuntansi yang di tetapkan untuk menyusun laporan keuangan . Berikut adalah 2 keterbatasan penting yang berkaitan dalam kerangka kerja akuntansi  yang ditetapkan
1.       prinsip akuntansi alternative ( alternative accounting principle ) {ABU memang memperbolehkn pengunaan prinsip akuntansi alternative. penguna laporan keuangan harus mempunyai pengetahuan yang luas
2.       estimasi akuntansi (accounting estimates)
estimasi adalah bagian yang melekat dengan proses akuntansi dan tidak seorangpun termasuk auditor dapat meramalkan bagaimana hasil suatu estimasi itu.




PEMISAH TANGGUNG JAWAB MENAJEMEN DAN AUDITOR
Ada perbedaana tanggung jawab antara auditor independent dengan menajemen. Tangggung jawab utama mereka adalah sebagai berikut :
1.       Menajemen bertanggung jawab atas pembuatan dan isi laporan keuangan yang dimuat dalam aserasi atau pernyataan menajemen .
2.       auditor independent bertanggung jawab untuk memberikan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan yang dihasilkan menajemen
Table pemisah tanggun jawab manajemen dan auditor

manajemen
 Auditor independent
Tanggung jawab
utama
Membuat laporan
keuangan
Mengaudit laporan
keuangan
Hasil akhir
Laporan keuangan
Laporan auditor independent
Kriteria dasar tanggung
 jawab
Standar akuntansi keuangan
Standar auditing


HUBUNGAN YANG HARUS DI PERTAHANKAN OLEH AUDITOR
Auditor merupakan perentara untuk mengkomunikasi kan data dari manajemen , sebagai pembuat laporan keuangan , kepada pemakai laporan keuangan . Oleh karena itu , auditor harus menjaga hubungan professional yang baik dengan :
1.       manajemen
2.       dewan komisaris ( board of directort )
3.       auditor internal
4.       pemegang saham
DAPAT TERUJINYA LAPORAN DATA LOPARAN KEUANGAN
Auditor tidak bias lepas dari data laporan saat melaksanakan audit. auditing didasarkan pada asumsi bahwa data keuangan adalah dapat di verifikasi (variable).
                Akuntansi dan auditing memandang validitas dengan konteks yang berbeda dengfan disiplin lainnya . auditor independent melakukan audit bukan dimaksud untuk memberikan jaminan kebenaran (correctness) absolute laporan keuangan yang audit.



HUBUNGAN ANTARA AKUNTANSI DAN AUDITING
ada perbedaan signifikan antara proses akuntansi keuangan yang menghasilakn laporan keuangan dengan auditing
Tujuan akuntansi adalah mengkomunikasikan data keuangan yang relevan menciptakan informasi baru , tetapi lebih dimaksud untuk meningkatkan kredibilitas laporan keuangan .


gambar sifat konstruktif akuntansi dan analitis dan auditing


 







                   konstruktif
                     analitis









Gambar  hubungan antara akuntansi dan auditing
                                                                   LAPORAN KEUANGAN                   

Akuntansi                                                                                            Auditing                    
Berpedoman pada PABU                                                      berpedoman pada SA
Tanggung jawab manajemen                                               tanggung jawab auditor

melakukan risk assessment proccedurest termasuk memahami bisnis dan pengendalian internal klien
 
menganalisi kejadian dan transaksi
 

mengkomunikasikan temuan kemanajemen
 
memberikan pendapat melalui laporan auditor dan komunikasi lainnya
 
mencapai keyakinan memadai bahwa laporan keuangan disajikan secara wajar sesuai dengan PABU
 
memperoleh data dan mengevaluasi
 
memperkirakan salah saji material didalam laporan keuangan manajemen
 
mendistribusikan laporan keuangan dan laporan auditor ke para pemegang saham setiap tahu
 
menyusunn laporan keuangan sesuai PABU
 
mengevaluasi kewajaran dari estimasi kewajaran
 
mengelompokan dan mengiktisarkan data yang di catat
 
mengukur dan mencatat data transaksi
 
s



















LAPORAN AUDIT
LAPORAN  AUDITOR  BENTUK  BAKU.
Laporan auditor  bentuk baku memuat suatu pernyataan auditor independen bahwa laporan keuangan menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material, posisi keuangan suatu satuan usaha, hasil usaha, dan arus kas sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. Laporan bentuk baku inilah yang paling banyak dikeluarkan auditor.
Penyimpangan  dari  Laporan  Audit  Bentuk  Baku.
           Penambahan bahasa penjelasan dalam laporan audit bentuk baku yang memberikan pendapat wajar tanpa pengecualian.
           Pernyataan pendapat selain pendapat wajar tanpa pengecualian.
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({
          google_ad_client: "ca-pub-5642295715000477",
          enable_page_level_ads: true
     });
</script>

No comments:

Post a Comment